Berita Terkini

Aksi Nyata KPU Pinrang: Membangun Pemilih Cerdas dari Segmen Disabilitas hingga Perempuan

kab-pinrang.kpu.go.id – Meski saat ini tidak sedang berada dalam hiruk-pikuk tahapan inti pemilihan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pinrang tetap bergerak aktif. Melalui program Pendidikan Pemilih Berkelanjutan (PPB), KPU Pinrang menggelar sosialisasi khusus bagi segmen disabilitas, pemilih pemula, perempuan, dan kelompok marginal. Selasa (23/12/25).

Langkah ini merupakan upaya nyata KPU untuk memastikan bahwa literasi politik masyarakat tidak hanya tumbuh saat menjelang pemungutan suara, tetapi menjadi pemahaman yang tertanam kuat secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini menghadirkan dua perspektif utama dari sisi keamanan dan Pendidikan, yakni Muh. Yusuf Badu Mewakili Kapolres Pinrang (Menanamkan Benih Demokrasi yang Aman), Muh. Yusuf Badu menekankan bahwa keamanan wilayah sangat bergantung pada tingkat kedewasaan politik warganya. Walaupun saat ini dalam masa non-tahapan, beliau mengapresiasi langkah preventif KPU Pinrang.

"Kunci keberhasilan demokrasi adalah situasi yang kondusif. Kami pastikan Polri hadir di tengah masyarakat untuk menjamin setiap tahapan demokrasi berjalan dalam koridor hukum, demi menjaga marwah kedaulatan rakyat di wilayah Pinrang," jelasnya.

Muh. Hayat NT - Cabdis Pendidikan Wilayah VIII (Membangun Karakter Pemilih Muda) Dunia pendidikan memegang peranan vital dalam mencetak pemilih masa depan. Muh. Hayat NT menjelaskan bahwa kehadiran perwakilan siswa dari tiap sekolah dalam kegiatan ini bukan sekadar undangan biasa.

"Pendidikan pemilih tidak boleh berhenti hanya karena tidak ada pemilu. Justru di masa non-tahapan inilah waktu terbaik bagi siswa-siswi kita untuk mendalami esensi demokrasi secara substansial, tanpa terburu-buru oleh tekanan teknis pemilihan," tegasnya.

Kehadiran para pemilih pemula ini merupakan langkah awal (kick-off) untuk dimulainya program "KPU Mengajar Tahun 2026".

KPU Pinrang menyadari bahwa kelompok disabilitas, perempuan, dan kelompok marginal seringkali menghadapi hambatan akses informasi. Melalui kegiatan non-tahapan ini, KPU Pinrang ingin memberikan ruang diskusi yang lebih leluasa dan mendalam guna mendengar aspirasi mereka, sehingga pada saat tahapan pemilu kembali dimulai, mereka telah memiliki kepercayaan diri dan pengetahuan yang cukup untuk berpartisipasi.

Kegiatan ini membuktikan bahwa KPU Pinrang tidak hanya bekerja saat musim pemilihan tiba. Dengan menjaga ritme pendidikan pemilih secara berkelanjutan dan mempersiapkan program strategis seperti KPU Mengajar 2026, KPU Pinrang akan hadir langsung ke Sekolah untuk mengajarkan terkait materi Pendidikan Pemilih, KPU berharap kualitas demokrasi di Bumi Lasinrang akan terus meningkat, menciptakan pemilih yang tidak hanya hadir di TPS, tetapi juga kritis, berdaya, dan cerdas. (Adl)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 98 kali